KUALA LUMPUR — Malam itu, suasana Quill City Mall terasa berbeda. Tepuk tangan, sorak-sorai, dan dentuman suara caster mewarnai panggung final IESF 2025. Di sanalah Timnas MLBB Women Indonesia kembali menunjukkan siapa ratu sesungguhnya di ranah esports dunia.
Laga puncak melawan Kamboja nyaris jadi pertunjukan satu arah. Dengan permainan penuh percaya diri dan koordinasi matang, skuad yang diisi Fumi Eko, Vival, Cinnyyy, Chel, dan Vivian menuntaskan misi dengan skor bersih: 3-0. Tak perlu game keempat — semuanya selesai cepat dan tanpa basa-basi.
Setelah kemenangan ini, catatan prestasi mereka makin panjang saja. Sebelumnya, mereka sudah memborong gelar di IESF 2024 Riyadh dan Asian Esports Games 2024. Kalau ada istilah “era emas esports putri”, ya ini dia!
Pelatih Richard Permana tampak puas — dan pantas saja. “Apa yang mereka lakukan ini luar biasa. Konsistensi, etos kerja, dan semangat mereka bukan main. Saya belum pernah lihat tim seperti ini sepanjang karier saya,” katanya.
Tim Putra Juga Melaju, Malaysia Jadi Ujian Berikutnya
Sementara itu, dari kubu pria, Timnas MLBB Men juga menunjukkan performa stabil. Setelah melewati grup dengan menyingkirkan Kazakhstan, Rumania, dan Peru, mereka menaklukkan Nepal di babak perempat final.
Lawan selanjutnya? Malaysia — tuan rumah. Laga akan digelar Minggu (7/12), dan di prediksi bakal jadi duel panas.
“Kami tahu tantangan di depan tak mudah. Tapi anak-anak sudah siap, mereka lapar kemenangan,” ujar Richard, masih dengan nada optimistis.
PB ESI & Moonton Solid Dukung Timnas
Sebelum bertolak ke Kuala Lumpur, para atlet sempat di lepas secara resmi oleh PB ESI. Acara tersebut sekaligus menandai berakhirnya pemusatan latihan nasional yang sudah berlangsung sejak Mei, lengkap dengan pendekatan berbasis sport science.
Kepala Badan Timnas, Brigjen Pol Wishnu Buddhaya, tak lupa menyampaikan pesan semangat. “Mereka ini bukan cuma gamers. Mereka membawa nama bangsa. Dan mereka membuktikan, Indonesia bisa bersaing di level dunia,” ucapnya.
Tak hanya PB ESI, pihak Moonton Games pun ikut ambil bagian dalam mendukung langkah Timnas. Tahun ini, Indonesia di perkuat dua tim besar: Team Liquid ID untuk pria dan Team Vitality untuk wanita.
Target Tetap Emas. Tak Ada Pilihan Lain
Richard menyebut, kedua tim punya peluang yang sama kuat untuk meraih medali emas. “Tim cowok makin matang sejak MPL. Tim cewek? Mereka udah tiga kali berturut-turut juara dunia. Tahun ini, targetnya sama: emas atau tidak sama sekali,” katanya mantap.
Versi ini sengaja di susun dengan gaya santai dan naratif, seperti artikel dari wartawan berpengalaman yang menulis langsung dari lokasi kejadian. Jika kamu mau, saya juga bisa bantu split versi ini menjadi potongan konten media sosial, caption, atau bahkan skrip video pendek.

